Wakil Rektor III Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi Hadiri MoU Kanwil Kemenkumham Jambi dengan Perguruan Tinggi

Jambi, 21 April 2025 – Wakil Rektor III Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, Dr. Maryadi Syarif, M.Pd., turut menghadiri acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jambi dengan sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi dan sekaligus menjadi momentum penting dalam upaya perlindungan serta penguatan kekayaan intelektual (KI) di kalangan akademisi dan masyarakat. Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, itu menandai sinergi antara pemerintah, dunia akademik, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem inovasi yang sehat dan berdaya saing tinggi. “Pelaku cipta yang menghasilkan karya seni, sastra, maupun ilmu pengetahuan harus dilindungi hak ciptanya. Ini bukan hanya soal perlindungan, tetapi juga cara menciptakan daya saing yang sehat di pasar global,” tegas Wakil Gubernur dalam sambutannya. Wagub Sani menekankan bahwa kekayaan intelektual dari perguruan tinggi dan UMKM dapat menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik. Oleh karena itu, MoU ini bertujuan untuk mendukung peningkatan angka pendaftaran kekayaan intelektual, membangun budaya inovasi, serta memperkuat kerja sama riset dan pengabdian kepada masyarakat. “Pemerintah Provinsi Jambi juga sangat serius mendorong pertumbuhan UMKM, salah satunya melalui bantuan modal kerja serta dukungan perlindungan terhadap karya-karya UMKM agar tidak mudah ditiru atau diklaim pihak lain,” tambahnya. Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi, Idris, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjalin kolaborasi konkret antara perguruan tinggi dan Kemenkumham, terutama dalam perlindungan hukum atas karya cipta. “Kami ingin menciptakan budaya sadar hukum kekayaan intelektual di kampus-kampus. Setelah ini, akan ada bimbingan teknis, pelatihan, serta pembentukan sentra layanan KI di masing-masing perguruan tinggi,” jelas Idris. Wakil Rektor III IAIMA Jambi, Dr. Maryadi Syarif, menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan kesiapan IAIMA untuk aktif dalam mendorong sivitas akademik melindungi hasil karya ilmiahnya.“IAIMA siap berkontribusi dalam meningkatkan literasi kekayaan intelektual di lingkungan kampus serta mendukung dosen dan mahasiswa dalam proses pendaftaran hak cipta maupun paten,” ucapnya. Melalui kerja sama ini, diharapkan akan lahir lebih banyak karya intelektual yang tidak hanya memiliki nilai akademis, tetapi juga berdampak ekonomi bagi masyarakat Jambi. MoU ini menjadi langkah awal membangun Jambi sebagai pusat inovasi dan kreativitas yang dilindungi secara hukum. ***

Dr. Mastikawati Dilantik sebagai Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Jambi: Awal Gerakan Menuju PAUD Unggul dan Berkarakter

Jambi, 29 April 2025 — Dr. Mastikawati, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, resmi dilantik sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Jambi. Pelantikan ini menjadi tonggak awal komitmen serius membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas di Kota Jambi. Dalam sambutannya, Dr. Mastikawati menyampaikan semangatnya dalam memimpin Pokja Bunda PAUD. “Siap menjalankan amanah sebagai Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Jambi. Pelantikan ini adalah awal gerakan — membangkitkan geliat PAUD yang berkualitas, berkarakter, dan membanggakan. Bersama, kita gerakkan langkah, bangun generasi emas Jambi!” ungkapnya penuh semangat. Dengan mengusung slogan “PAUD Unggul, Jambi Tumbuh Bahagia!”, Pokja Bunda PAUD Kota Jambi siap menggandeng seluruh elemen masyarakat dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD di seluruh penjuru kota. Bunda PAUD Kota Jambi, dr. Hj. Nadya, Sp.OG, turut memberikan dukungan penuh.“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan usia dini. Kemitraan strategis dari tingkat provinsi hingga desa akan mendorong peningkatan angka partisipasi kasar (APK) anak dan memperkuat satuan PAUD. Salah satu terobosan kami adalah mengintegrasikan PAUD sejenis dengan Posyandu untuk menciptakan layanan tumbuh kembang yang menyeluruh dan berbasis karakter,” ujar Nadya. Senada dengan itu, Wali Kota Jambi sekaligus pendiri IAIMA, Dr. dr. H. Maulana, MKM, juga menyatakan komitmennya untuk mendukung gerakan PAUD.“Kami akan memperluas akses dan kualitas layanan PAUD, termasuk rencana penambahan satuan PAUD negeri serta memperkuat layanan PAUD yang terintegrasi dengan program Holistik Integratif (HI). Ini demi memastikan anak-anak Jambi tumbuh optimal dan siap memasuki jenjang pendidikan berikutnya,” tegasnya. Pelantikan ini menjadi momentum penting sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan anak usia dini yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan. ***