SINERGI KAMPUS DAN SEKOLAH DASAR: DOSEN PGMI IAIMA JAMBI DAMPINGI GURU SDN 175/IV KOTA JAMBI MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DAN DIGITAL
Kota Jambi, 1 Agustus 2025 — Inovasi pembelajaran tak harus mahal atau rumit. Hal inilah yang dibuktikan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Bahan Sederhana” dan “Mengenal Canva sebagai Platform Serbaguna untuk Mendukung Peran Guru Abad ke-21”, yang dilaksanakan selama dua hari, 30–31 Juli 2025, di SDN 175/IV Kota Jambi. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dharma ketiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat, yang dilakukan oleh dosen sebagai bentuk kontribusi nyata kepada dunia Pendidikan. Dalam hal ini, Annajmi, M.Pd. dan Rizka Febriani Awliyah, M.Pd. selaku tim PKM hadir sebagai fasilitator dan narasumber dalam workshop yang diikuti seluruh majelis guru SDN 175/IV Kota Jambi . Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kolaborasi, mencerminkan antusiasme tinggi para guru dalam meningkatkan kapasitas diri di tengah tantangan pendidikan abad ke-21. Kreativitas dari Bahan Sederhana Pada hari pertama, para peserta dibekali pemahaman mendalam tentang konsep dasar media pembelajaran interaktif serta pentingnya media yang menarik dalam meningkatkan kualitas belajar siswa. Tidak sekadar teori, peserta juga dilatih membuat media pembelajaran dari bahan-bahan sederhana seperti kardus bekas, kertas warna, stik es krim, dan benda-benda mudah dijumpai di sekitar sekolah. “Media pembelajaran yang menarik tidak harus mahal. Justru dengan bahan sederhana yang mudah ditemukan, guru bisa lebih fleksibel dan kreatif dalam merancang alat bantu ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswanya,” ujar Annajmi, M.Pd. saat memberikan pengarahan kepada peserta. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas praktisi guru yang saling berbagi ide dan praktik baik dalam mengembangkan media pembelajaran yang efektif dan terjangkau. “Ternyata bahan sederhana bisa menjadi alat pembelajaran yang luar biasa menarik jika kita kreatif,” ujar salah satu peserta workshop dengan penuh antusias. Melek Digital bersama Canva Sesi hari kedua difokuskan pada penguatan literasi digital guru melalui pengenalan platform Canva, sebuah aplikasi desain grafis yang populer dan mudah diakses. Peserta diajarkan membuat berbagai media digital seperti infografis pembelajaran, materi ajar visual, hingga presentasi interaktif. “Melalui Canva, guru bisa menciptakan materi digital yang tidak hanya menarik secara visual, tapi juga meningkatkan motivasi belajar siswa. Ini adalah keterampilan penting di era digital saat ini,” tutur Rizka Febriani Awliyah, M.Pd., saat menyampaikan materi di hari kedua. Pelatihan ini tidak hanya memperkenalkan teknologi, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari strategi pembelajaran. “Kini saya bisa membuat media pembelajaran digital sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain,” tutur salah satu guru yang sebelumnya belum mengenal Canva. Langkah Nyata Menuju Guru Abad ke-21 Workshop ini menjadi langkah konkret dalam menjawab tuntutan pendidikan masa kini yang menekankan kreativitas, inovasi, dan kemampuan literasi digital. Dengan pendekatan praktis dan aplikatif, para guru dibekali keterampilan yang dapat langsung diterapkan di kelas. Melalui kegiatan ini, tim PKM berharap akan lahir lebih banyak guru-guru kreatif yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. “Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi upaya membangun budaya inovatif di lingkungan sekolah dasar,” tegas Annajmi, M.Pd. di akhir kegiatan. Kegiatan PKM ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah sebagai mitra strategis dalam pembangunan pendidikan nasional. ***