SAMBUTAN REKTOR IAIMA JAMBI DALAM WISUDA SARJANA KE-3

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Jarum hilang di tengah jerami Kain kebaya di dalam peti Selamat datang pak gubernur dan tamu undangan di acara kami Semoga bahagia melekat di hati. Batik jambi bermotif bunga Sungguh indah beragam warna Sungguh hati sangat bahagia Melihat wisudawan wisudawati hari ini diwisuda Yth. Gubernur Jambi Yth. Koordinator Kopertais Wilayah XIII Jambi Yth. Ketua DPRD Kota Jambi Yth. Pendiri IAIMA Jambi Yth. Ketua Senat dan Anggota Senat IAIMA Jambi, Yth. Bapak/Ibu dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan IAIMA Jambi Yth. Para orang tua wisudawan/wisudawati yang berbahagia Serta, para wisudawan//wisudawati yang saya banggakan dan saya sayangi….. Sebagai pembuka laporan ini, marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT. Karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada pagi ini berkumpul dalam keadaan sehat, guna menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana IAIMA angkatan ke-3 Tahun 2025. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW suri teladan bagi kita semua. Pada kesempatan ini, perkenankan saya atas nama pribadi dan atas nama keluarga besar IAIMA Jambi, mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir dalam acara ini. Semoga niat baik Bapak dan Ibu datang untuk menghadiri wisuda ini menjadi amal ibadah disisi Allah SWT…… Amiin. Bapak Gubernur, Bapak Koordinator Kopertais Wilayah XIII Jambi, Pendiri IAIMA Jambi, hadirin dan hadirat yang berbahagia, Sehubungan dengan wisuda ini, izinkan saya melaporkan bahwa lulusan yang di wisuda pada hari ini berjumlah 210 orang sarjana dari 3 fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah, dan Fakultas Dakwah. Para wisudawan ini telah menyelesaikan perjalanan akademik dengan penuh dedikasi dan kerja keras. Tantangan kedepan tidaklah mudah, persaingan pasar kerja semakin ketat, oleh karena itu para wisudawan tidak bisa hanya berfikir untuk mencari pekerjaan, akan tetapi harus berfikir untuk membuka lapangan pekerjaan. Karena dengan terbukanya era pasar bebas, membuat persaingan pencari kerja semakin sengit, karena mereka ini tidak hanya harus bersaing dengan para alumni perguruan tinggi dalam negeri, tetapi juga para alumni dari perguruan tinggi luar negeri. Tantangan ini tentu dirasa sangat berat, akan tetapi, dengan usaha, doa, dan bertawakkal kepada Allah SWT, Insya Allah apa yang di cita-citakan dapat terwujud. Salah satu usaha yang harus dilakukan oleh para lulusan perguruan tinggi adalah dengan mengubah cara berfikir mereka, dari berorientasi sebagai pencari kerja, menjadi pencipta lapangan kerja. Sebagai wujud implementasi kampus entrepeneurship, kami sudah mempersiapkan mahasiswa dengan bekal ilmu entrepeneurship. Mahasiswa ini sudah kami latih untuk ikut even-even wirausaha di level local dan nasional, seperti pameran dan bazar. Saat ini, kami juga menghadirkan bazar hasil karya mahasiswa IAIMA Jambi di halaman parkir gedung MCC. Bapak Gubernur dan tamu undangan kami ajak untuk mensupport kegiatan ini dengan mengunjungi stand bazar mahasiswa kami di depan. Anandaku semua, wisudawan yang berbahagia, Sadarilah bahwa, salah satu pihak yang telah ikut berkontribusi signifikan dalam perjalanan hidup Saudara hingga hari ini adalah orangtua Saudara. Perjuangan dan pengorbanan mereka untuk mendukung cita-cita Saudara tak akan pernah mampu terhitung dengan matematika. Tak akan cukup seluruh harta yang Saudara miliki hingga nanti, untuk membayar pengorbanan mereka, sejak Saudara masih kecil, hingga saat ini telah menjadi Sarjana. Yakinlah, bahwa kesuksesan Saudara tak terlepas dari doa-doa mereka. Oleh karena itu, berjanjilah bahwa Saudara akan selalu berbuat baik kepada mereka, menjaga dan berusaha membahagiakan mereka, di sisa-sisa usia mereka di dunia, atau bertekadlah untuk rutin mengirimkan doa kepada mereka yang telah tiada. Sebelum memasuki bulan suci romadhon, yang tinggal beberapa hari lagi, mintalah ampun kepada orang tua Saudara, sujudlah di kakinya, lihatlah wajahnya yang kian menua. Tidak ada yang mereka harap dari Saudara melainkan melihat keberhasilan dan kesuksesan anaknya, karena kebahagiaan anak juga kebahagiaan orang tua. Bapak Gubernur, Koordinator Kopertais Wilayah XIII, dan hadirin yang berbahagia, IAIMA Jambi terus berkembang, saat ini lembaga kami sudah menjadi institut. Mimpi kami tidak sebatas ini, kedepan, kami bermimpi kampus ini menjadi salah satu Universitas terbesar di Jambi dengan komitmen mencetak lulusan yang berakhlak mulia, profesional, dan siap menghadapi tantangan global. Dalam setahun terakhir, IAIMA telah melakukan berbagai inovasi dalam sistem pendidikan, termasuk peningkatan kurikulum berbasis digital, penguatan kolaborasi dengan lembaga nasional dan internasional, serta peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kami juga terus berupaya meningkatkan mutu dosen dan tenaga kependidikan agar dapat memberikan layanan akademik terbaik kepada mahasiswa. Kepada Bapak Gubernur Jambi, saya sebagai Rektor mengucapkan terimakasih, saat ini ada 3 orang dosen kami yang mendapat beasiswa S3 Doktoral dalam dan luar negeri. Luar Negeri Bapak Kaspul Anwar Ph.D yang akan diwisuda Agustus 2025 ini. Selanjutnya dalam Negeri ada Ibu Dr Mastikawati, dan Dr Najmi M.Pd. Kami berharap, ke depan akan ada lagi nama-nama dosen dari IAIMA Jambi yang mendapat beasiswa S3 dari bapak Gubernur Jambi. Selanjutnya, dengan penuh rasa syukur, saya juga ingin menyampaikan bahwa IAIMA Jambi telah membuka Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam sebagai langkah nyata dalam menyediakan pendidikan tinggi berkualitas berbasis nilai-nilai Islam. Insya Allah, dalam waktu dekat kami juga akan membuka Program Magister Hukum. Kami juga dengan bangga mengumumkan bahwa saat ini telah hadir program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dan Hukum Tata Negara. Program ini memberi kesempatan bagi mereka yang memiliki pengalaman kerja relevan untuk mendapatkan pengakuan akademik tanpa harus memulai dari awal. Dengan RPL, IAIMA Jambi berupaya menyediakan pendidikan yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Semoga pengembangan perguruan tinggi ini semakin memperkuat peran IAIMA Jambi dalam mencetak lulusan yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat dan menyumbang pertumbuhan bagi indeks pembangunan manusia Provinsi Jambi dan juga kota Jambi. Kepada para wisudawan dan wisudawati, perjalanan akademik kalian mungkin telah usai, tetapi pengabdian dan kontribusi bagi bangsa baru dimulai. Selamat atas keberhasilannya. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi berkah bagi diri, keluarga, dan masyarakat. Gunakan ilmu yang telah kalian peroleh untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa, baik melalui dunia kerja, kewirausahaan, maupun pengabdian sosial. Jangan pernah berhenti belajar, karena dunia terus berkembang dan membutuhkan insan-insan yang adaptif serta inovatif. Karena tadi dibuka dengan pantun, izinkan saya menutup acara ini dengan pantun: Dari merangin ke kuala tungkal, Jangan lupa singgah di Kota Jambi. Kepada wisudawan selamat tinggal, Jangan lupakan IAIMA Jambi. Anak nelayan memasang pukat, Pukat dipasang di

Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi Wisudakan 210 Mahasiswa dalam Gelaran Penuh Makna

Jambi, 13 Februari 2025 – Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi kembali menorehkan sejarah dengan mewisuda 210 mahasiswa dalam prosesi wisuda angkatan ke-III yang berlangsung di Mulidia Convention Center (MCC) pada Kamis, 13 Februari 2025. Acara ini menjadi momen istimewa bagi para wisudawan dan keluarga mereka yang hadir dalam suasana penuh haru dan kebanggaan. Rektor IAIMA Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan atas suksesnya penyelenggaraan wisuda tahun ini. Ia menegaskan bahwa wisuda ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Intelektual, Unggul, Islami, dan Berjiwa Entrepreneurship”, yang mencerminkan harapan besar terhadap lulusan IAIMA agar siap menghadapi tantangan zaman dengan keilmuan yang mumpuni dan semangat kewirausahaan. “Kami berharap para wisudawan dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh untuk berkontribusi dalam pembangunan, baik melalui dunia kerja, kewirausahaan, maupun kegiatan sosial. Jangan pernah berhenti belajar karena dunia terus berkembang dan membutuhkan insan yang adaptif serta produktif,” ujar Dr. Nadiyah. Sementara itu, Dr. Maulana, yang merupakan pendiri IAIMA Jambi sekaligus Wali Kota Jambi terpilih periode 2025-2030, turut hadir dalam acara ini. Dalam pidatonya, ia menyampaikan rasa bangga atas perkembangan pesat yang telah dicapai oleh kampus yang ia dirikan. Ia menyoroti peningkatan jumlah mahasiswa yang terus bertambah dari tahun ke tahun sebagai bukti nyata daya tarik IAIMA di tengah masyarakat. “Saya bersyukur atas kemajuan yang telah diraih oleh IAIMA Jambi. Peningkatan jumlah mahasiswa setiap tahunnya menunjukkan bahwa kampus ini semakin dipercaya sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas,” tutur Dr. Maulana. Wisuda ini juga dihadiri oleh Gubernur Jambi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Koordinator Kopertais, serta rektor dan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di Jambi. Kehadiran para tokoh penting ini semakin menambah kemeriahan dan kebanggaan bagi seluruh civitas akademika IAIMA Jambi. Dengan semangat kebersamaan dan harapan besar terhadap para lulusan, IAIMA Jambi terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Selamat kepada para wisudawan, semoga ilmu yang telah diperoleh menjadi bekal berharga dalam menapaki masa depan yang gemilang. ***

Tujuh Dosen IAIMA Jambi Lolos Sertifikasi Dosen Kemenag Tahun 2024

Jambi, Januari 2025 – Sebanyak tujuh dosen Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi mencatatkan prestasi gemilang dengan lolos sertifikasi dosen yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) untuk Tahun Anggaran 2024. Keberhasilan ini diraih setelah melalui serangkaian seleksi ketat, mulai dari pengumpulan dokumen administratif, pelatihan Diklat PKDP, pengujian TOEFL, hingga penilaian portofolio yang dilakukan oleh para asesor. Adapun nama-nama dosen yang berhasil lolos sertifikasi adalah Kapul Anwar, Kompri, Sumanto, Mastikawati, Karlina Rahayu, Mardiana, dan Nadiah. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan komitmen dosen-dosen IAIMA Jambi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Sertifikasi dosen tidak hanya menegaskan kompetensi akademik, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memberikan kontribusi lebih besar dalam mencetak generasi unggul di masa depan. Pendiri Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada ketujuh dosen tersebut. “Saya mengucapkan selamat kepada para dosen yang telah lolos sertifikasi ini. Prestasi ini menunjukkan bahwa IAIMA Jambi terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik melalui tenaga pendidik yang berkualitas. Semoga ini menjadi motivasi bagi dosen-dosen lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi,” ungkapnya. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika IAIMA Jambi untuk terus berkembang, berprestasi, dan berkontribusi dalam dunia pendidikan, khususnya di bidang agama Islam. ***

Wakil Rektor I IAIMA Jambi Hadiri Kegiatan PERJUSAMI Prodi PGMI di Lubuk Penyengat

Muaro Jambi – Wakil Rektor I Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, Fahmi Rohim, M.Ed., turut hadir dalam kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (PERJUSAMI) yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dari Jumat hingga Minggu (13-15 Desember 2024), dilaksanakan di area wisata Lubuk Penyengat, Desa Baru, Kecamatan Maro Sebo, Muaro Jambi. Dalam sambutannya, Fahmi Rohim memberikan apresiasi atas pelaksanaan PERJUSAMI yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen Prodi PGMI. Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. “Kegiatan ini sangat positif dalam membangun karakter mahasiswa. Saya berharap nilai-nilai kepramukaan yang diajarkan dapat menjadi pedoman dalam pengabdian masyarakat di masa depan,” ujar Fahmi. Ketua Program Studi PGMI, Annajmi, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan PERJUSAMI ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Kepramukaan. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membekali mahasiswa agar kelak mampu menjadi penggerak Pramuka di tempat pengabdian mereka. Selain itu, kegiatan ini juga melatih soft skills seperti kepemimpinan, kerjasama, dan kedisiplinan,” jelas Annajmi. Kegiatan PERJUSAMI melibatkan berbagai aktivitas kepramukaan, seperti pelatihan keterampilan, diskusi kelompok, dan penanaman nilai kebersamaan. Mahasiswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan dosen. Lubuk Penyengat dipilih sebagai lokasi perkemahan karena keindahan alamnya yang mendukung pembelajaran luar ruangan. Lokasi ini juga memberikan pengalaman unik bagi peserta dalam memahami pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari nilai-nilai kepramukaan. ***

Mahasiswa PGMI Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi Sukses Gelar PERJUSAMI dan Pelatihan Dasar Kepramukaan

Muaro Jambi – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, sukses menggelar kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (PERJUSAMI) di Desa Baru, Kecamatan Maro Sebo, Muaro Jambi. Kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Lubuk Penyengat ini dimulai pada Jumat dan berakhir pada Minggu (13-15 Desember 2024), dengan Tema “Menjadikan Mahasiswa yang Berjiwa Tangguh mandiri dan Berakater” yang diikuti oleh seluruh mahasiswa PGMI beserta dosen dalam lingkup IAIMA Jambi. Ketua Program Studi PGMI, Annajmi, M.Pd., yang saat ini sedang menempuh studi doktoral, menjelaskan bahwa PERJUSAMI dirancang sebagai implementasi mata kuliah Kepramukaan. “Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa agar kelak menjadi penggerak Pramuka di tempat pengabdian mereka. Ini adalah bagian dari pembekalan soft skills dan nilai-nilai kepemimpinan untuk para calon pendidik,” ujar Annajmi Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Rektor I IAIMA Jambi, Fahmi Rohim, M.Ed. Dalam sambutannya, Fahmi memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus mengamalkan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. “Mahasiswa PGMI telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam kegiatan ini. Semoga semangat ini terus mereka bawa di berbagai aktivitas kepramukaan dan dalam pengabdian mereka di masyarakat,” tutur Fahmi. Selain sebagai ajang pembelajaran, PERJUSAMI juga menjadi momen kebersamaan antara mahasiswa dan dosen. Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari pelatihan keterampilan kepramukaan, diskusi kelompok, hingga penanaman nilai-nilai kebersamaan dan kedisiplinan. Lubuk Penyengat dipilih sebagai lokasi karena keindahan alamnya yang mendukung suasana belajar di luar ruangan. Keputusan ini sekaligus menjadi ajang promosi wisata lokal, memperlihatkan kekayaan alam Desa Baru sebagai destinasi pendidikan berbasis lingkungan. ***

PERJUSAMI di Lubuk Penyengat: Kolaborasi  Mahasiswa PGMI dan Dosen  Cetak Pendidik Berkarakter

Muaro Jambi – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, menggelar kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (PERJUSAMI) pada 13-15 Desember 2024. Kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Lubuk Penyengat, Desa Baru, Kecamatan Maro Sebo, Muaro Jambi, ini melibatkan seluruh mahasiswa PGMI beserta dosen lingkup IAIMA Jambi.   Kegiatan PERJUSAMI dihadiri oleh Wakil Rektor I IAIMA Jambi, Fahmi Rohim, M.Ed., yang memberikan apresiasi besar atas pelaksanaannya. Dalam sambutannya, Fahmi mengungkapkan pentingnya pengamalan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. “Mahasiswa PGMI telah menunjukkan semangat luar biasa melalui kegiatan ini. Saya berharap pengalaman yang diperoleh dapat bermanfaat dalam membentuk karakter unggul dan melatih kemampuan kepemimpinan mereka,” ujarnya.   Ketua Program Studi PGMI, Annajmi, M.Pd., menjelaskan bahwa PERJUSAMI merupakan wujud implementasi dari mata kuliah Kepramukaan. “Tujuan kegiatan ini adalah mempersiapkan mahasiswa menjadi penggerak Pramuka di tempat pengabdian mereka kelak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun soft skills seperti kedisiplinan, kepemimpinan, dan kerjasama,” tutur Annajmi, yang kini sedang menempuh studi doktoral. Rangkaian kegiatan PERJUSAMI dirancang dengan beragam aktivitas, mulai dari pelatihan keterampilan kepramukaan, diskusi kelompok, hingga simulasi kepemimpinan. Mahasiswa terlihat antusias mengikuti seluruh kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan kedisiplinan. Lubuk Penyengat dipilih sebagai lokasi perkemahan karena keindahan alamnya yang asri dan mendukung suasana pembelajaran luar ruangan. Selain itu, lokasi ini juga memberikan pengalaman unik bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari nilai-nilai Dasa Darma dalam pramukaan. Selain memperkuat kompetensi akademik, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan antara mahasiswa dan dosen. Interaksi yang terjalin selama kegiatan perkemahan memperkuat hubungan emosional dan menumbuhkan rasa kekeluargaan di antara peserta. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, seperti dukungan dari pemrintah Desa Baru, Ka. Kwarran Maro Sebo Kecamata Maro Sebo Kabupaten Muaro termasuk pimpinan fakultas dan Iastitusi. Wakil Rektor I menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan karakter yang tangguh dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dalam sesi apin Unggun Fahmi memberikan motivasi dan menekankan pentingnya nilai-nilai kepramukaan sebagai panduan dalam kehidupan sehari-hari. “Dasa Darma Pramuka mengajarkan kita untuk hidup disiplin, peduli terhadap sesama, dan mencintai lingkungan. Hal ini harus terus ditanamkan dalam diri mahasiswa sebagai calon pendidik masa depan,” tegasnya. Annajmi menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya melibatkan aspek akademik, tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang bermanfaat untuk masa depan mahasiswa. “Melalui PERJUSAMI, mahasiswa diajak untuk mempraktikkan langsung teori yang mereka pelajari di kelas. Ini adalah bagian dari pendidikan yang holistik,” jelasnya. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini mengaku mendapatkan banyak manfaat, baik dari segi wawasan maupun pengalaman. Salah satu peserta, Regina, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam hal kepemimpinan dan kerjasama. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kami, terutama dalam melatih kemampuan bekerja sama dan memimpin kelompok,” katanya. Kawasan wisata Lubuk Penyengat, dengan keindahan alamnya yang memukau, menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Suasana yang tenang dan jauh dari keramaian kota memungkinkan peserta untuk fokus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pengalaman yang diperoleh selama PERJUSAMI diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa, terutama dalam mempersiapkan mereka menjadi pendidik yang berkarakter dan berdaya saing. “Kami ingin mahasiswa PGMI tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kemampuan kepemimpinan yang baik,” ungkap Annajmi. Kegiatan ini juga menjadi ajang promosi wisata lokal, memperkenalkan Lubuk Penyengat sebagai destinasi wisata berbasis pendidikan. Diharapkan, keberadaan kawasan ini dapat terus dimanfaatkan untuk kegiatan serupa di masa depan. Sebagai bagian dari rangkaian acara, mahasiswa juga diajak untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekitar Lubuk Penyengat. Mereka melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara individu bagi peserta, tetapi juga memperkuat citra IAIMA Jambi sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap pembentukan karakter mahasiswanya.

Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi Tuan Rumah Musyawarah Wilayah Sumatra IMPI VIII, Dorong Mahasiswa PGMI Berinovasi dalam Pendidikan

Jambi — Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi dengan bangga menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah Sumatra Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia (IMPI) ke-8, yang diadakan di Aula Kampus IAIMA. Acara pembukaan musyawarah ini berlangsung meriah, mengundang antusiasme dari berbagai peserta yang datang dari seluruh Sumatra untuk mengikuti rangkaian kegiatan dan seminar nasional. Mengusung tema “Membangun IMPI Bersama Mahasiswa yang Kreatif dan Inovatif,” seminar nasional ini sukses memicu inspirasi bagi para mahasiswa dengan beragam wawasan tentang pentingnya peran mereka dalam inovasi pendidikan. Seminar ini menghadirkan para pemikir dan praktisi yang berbagi pengalaman serta perspektif, mempererat solidaritas antar mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI) dari berbagai kampus. Pembukaan musyawarah turut dihadiri oleh Wakil Rektor I IAIMA, Fahmi Rohim, M.Ed., bersama seluruh sivitas akademika. Ketua Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi Annajmi, M.Pd, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan bangganya karena IAIMA Jambi mendapat kehormatan sebagai tuan rumah acara bergengsi ini. Ia mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa PGMI, memperluas wawasan, meningkatkan keilmuan, serta mendorong semangat inovasi. “Semoga musyawarah ini memacu mahasiswa PGMI untuk terus berinovasi dan membawa perubahan yang bermanfaat,” ucapnya penuh harapan. Ia juga optimis bahwa acara ini dapat memperkuat citra IAIMA Jambi di tingkat regional maupun nasional. Wakil Rektor I IAIMA, Fahmi Rohim, M.Ed., dalam sambutannya memberikan apresiasi besar kepada Program Studi PGMI yang berhasil menyelenggarakan Musyawarah IMPI ini. “Kami siap mendukung setiap inovasi dan gagasan mahasiswa PGMI untuk kemajuan pendidikan,” ujarnya. Ia juga menyambut hangat para peserta yang hadir dari berbagai perguruan tinggi di Sumatra, dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Program Studi PGMI serta seluruh panitia yang telah bekerja keras demi kesuksesan acara ini. Musyawarah Wilayah Sumatra IMPI VIII bukan hanya menjadi ajang temu mahasiswa dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat jaringan, berbagi ide, dan mendorong mahasiswa PGMI agar berkontribusi aktif dalam kemajuan pendidikan madrasah di Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang terpancar, acara ini diharapkan membawa perubahan nyata bagi dunia pendidikan tanah air. ***

IAIMA Jambi Gelar Pembekalan Mahasiswa Kukerta dan PLP: Penguatan Desa Mandiri, Jiwa Sosial, dan Entrepreneurship Mahasiswa

Jambi – Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi sukses menggelar pembekalan bagi mahasiswa yang akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Acara ini diadakan dengan tema “Penguatan Desa Mandiri: Wujudkan Jiwa Sosial dan Entrepreneurship Mahasiswa Pemimpin Masa Depan” dan diikuti oleh 219 peserta. Wakil Rektor I IAIMA Jambi, Fahmi Rohim, M.Ed., dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu membawa diri dengan baik di tengah masyarakat. Menurutnya, kesempatan Kukerta dan PLP adalah momentum penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah. “Sebagai mahasiswa, kita harus bisa berbaur dan berkontribusi kepada masyarakat. Kembangkan potensi yang telah diperoleh di kampus untuk bekerja sama dengan masyarakat demi menjaga nama baik kampus serta memberikan manfaat nyata bagi mereka,” ujar Fahmi Rohim. Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, A. Yuli Tauvani, S.H., M.H., juga memberikan pesan kepada mahasiswa Kukerta dan PLP untuk senantiasa menjaga citra baik kampus, khususnya nama pendiri IAIMA Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.Km. Ia mengingatkan mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka sebaik mungkin selama menjalani tugas di lapangan.“Gunakan waktu satu bulan ini dengan bijak. Berikan kesan terbaik di masyarakat dan jadilah representasi positif dari kampus,” tambah Yuli Tauvani.Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah turut menegaskan pentingnya menjaga nama baik kampus selama mahasiswa menjalankan tugas di lapangan. Ia berharap mahasiswa dapat menunjukkan sikap profesional dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.Sebagai penutup acara, pendiri kampus IAIMA Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.Km., juga hadir untuk memberikan arahan terakhir kepada para peserta. Ia berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik kampus selama melaksanakan Kukerta dan PLP serta selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat.“Nama baik kampus ada di tangan kalian. Tunjukkan integritas dan tanggung jawab selama di lapangan, sehingga kalian dapat menjadi contoh pemimpin masa depan yang berjiwa sosial dan entrepreneurship,” ujar Dr. dr. H. Maulana. Dengan semangat ini, para mahasiswa IAIMA Jambi diharapkan dapat memainkan peran penting dalam pengembangan desa mandiri sekaligus memupuk jiwa sosial dan kewirausahaan yang akan menjadi bekal mereka sebagai pemimpin masa depan.

Semarak Perayaan HUT ke-79 RI di Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi: Ajang Peningkatan Nasionalisme dan Kekompakan

Kota Jambi – Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia dengan penuh semangat dan antusiasme. Acara ini berlangsung di halaman Kampus Utama IAIMA Jambi, di mana keluarga besar kampus tersebut turut memeriahkan momen bersejarah ini. 16/08/2024 Perayaan dimulai dengan senam pagi yang diikuti oleh seluruh pejabat dan dosen IAIMA Jambi. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang melibatkan semua elemen di bawah naungan IAIMA Jambi. Suasana penuh semangat dan keceriaan pun semakin terasa seiring berjalannya acara. Wakil Rektor I IAIMA Jambi, Fahmi Rohim, M.Ed., menyampaikan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-79 ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan civitas akademika. “Melalui kegiatan ini, kita ingin mengingatkan kembali jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan, sekaligus mempererat hubungan emosional antara pejabat, dosen, dan staf di lingkungan IAIMA Jambi,” ujarnya. Fahmi menambahkan bahwa perlombaan yang diadakan dalam rangkaian peringatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kerjasama tim. “Kerjasama tim yang dibutuhkan dalam memenangkan perlombaan diharapkan dapat tercermin dalam upaya bersama untuk memajukan kampus IAIMA Jambi,” tambahnya. Kemeriahan acara semakin terasa dengan seragam merah putih yang dikenakan oleh para dosen, sesuai dengan tema kemerdekaan tahun ini. Suasana penuh warna dan semangat kebangsaan menghiasi setiap sudut kampus. Perayaan HUT RI ke-79 di IAIMA Jambi pun ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba, menambah kegembiraan dan kepuasan bagi seluruh peserta. Acara ini menjadi momentum penting bagi IAIMA Jambi untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di tengah keluarga besar kampus. ***