LPPM IAIMA JAMBI RILIS JUKNIS TERBARU PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PkM) TAHUN 2025
Jambi, — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi secara resmi meluncurkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2025. Peluncuran ini disampaikan langsung oleh Sekretaris LPPM, Wulan Ana Pertiwi, M.Pd., dalam forum koordinasi internal yang dihadiri para dosen dan tim pelaksana PkM IAIMA Jambi. Dalam sambutannya, Wulan Ana Pertiwi, M.Pd. menyampaikan bahwa Juknis PkM 2025 dirancang sebagai panduan teknis dan strategis untuk memastikan seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan secara sistematis, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “PkM bukan sekadar kewajiban tridharma, tetapi adalah bentuk konkret kontribusi akademisi kepada masyarakat. Oleh karena itu, tahun ini kita memperkuat sistematika perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan agar setiap kegiatan benar-benar bermanfaat dan terpublikasi secara ilmiah,” ujar Wulan Ana Pertiwi, M.Pd. Juknis terbaru ini mencakup empat kategori utama kegiatan PkM, yaitu: Pemberdayaan Masyarakat, seperti pelatihan keterampilan dan pendampingan UMKM Pengembangan Wilayah, misalnya pengembangan desa wisata berbasis syariah Aplikasi IPTEKS, seperti teknologi tepat guna dan inovasi praktis Bina Lingkungan dan Sosial Keagamaan, termasuk kegiatan keagamaan dan moderasi beragama. Perencanaan PkM dimulai dari penyusunan proposal, pengajuan kepada LPPM, hingga seleksi oleh tim reviewer. Pelaksanaan akan melibatkan penandatanganan kontrak, koordinasi dengan pihak setempat, dan dokumentasi kegiatan. Sementara itu, pelaporan mencakup penyusunan laporan akhir dan publikasi artikel ilmiah di jurnal SINTA 4. LPPM juga telah menetapkan jadwal pelaksanaan PkM tahun 2025 yang dimulai pada minggu ke-1 bulan Juli dan berakhir dengan penyerahan laporan pada akhir Agustus 2025. “Melalui Juknis ini, kami berharap para dosen IAIMA lebih semangat dan terarah dalam melakukan pengabdian. Mari kita wujudkan PkM yang berkualitas dan berdampak,” tutup Wulan. ***
Pengembangan Ekonomi Kreatif dan UMKM hingga Pembuatan Perizinan Halal di Era Digitalisasi
Jambi – Dalam rangka membekali mahasiswa menghadapi dinamika sosial dan ekonomi di lapangan, Institut Agama Islam (IAI) Muhammad Azim Jambi menghadirkan narasumber inspiratif, Ahabbi Rachman Al Amiri, S.E., M.M, dalam sesi pembekalan bertajuk “Pengembangan Ekonomi Kreatif dan UMKM hingga Pembuatan Perizinan Halal di Era Digitalisasi” pada kegiatan pembekalan KUKERTA tahun akademik 2024–2025. Dalam pemaparannya, Ahabbi menekankan pentingnya mahasiswa memahami perkembangan terbaru di sektor ekonomi kreatif dan UMKM, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pertumbuhan usaha masyarakat. “Era digital telah membuka ruang besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang lebih cepat, lebih luas, dan lebih efisien. Mahasiswa harus menjadi katalisator perubahan di masyarakat, membantu pelaku usaha beradaptasi dan naik kelas,” ujar Ahabbi dalam presentasinya. Ahabbi juga mengupas proses pembuatan perizinan halal yang kini semakin mudah diakses secara digital melalui sistem online dari BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal). Ia mendorong mahasiswa untuk mensosialisasikan proses ini di tengah masyarakat, terutama kepada pelaku UMKM yang belum mengetahui manfaat strategis dari sertifikasi halal. “Perizinan halal bukan hanya soal kepatuhan terhadap syariat, tetapi juga strategi bisnis untuk memperluas pasar. Produk halal kini menjadi kebutuhan global, bukan hanya umat Islam,” jelasnya. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa peserta KUKERTA yang akan ditempatkan di berbagai wilayah seperti Bayung Lencir dan Kota Jambi. Dengan bekal pengetahuan ini, mereka diharapkan mampu memberikan pendampingan nyata kepada masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis kearifan lokal namun berwawasan global. Wakil Rektor I, Fahmi Rohim, M.Ed, turut mengapresiasi materi yang disampaikan Ahabbi. Ia menegaskan bahwa mahasiswa IAI Muhammad Azim Jambi harus menjadi pelopor di masyarakat, bukan hanya membawa ilmu dari kelas, tetapi juga inovasi dan aksi nyata. “KUKERTA adalah ruang pengabdian sekaligus latihan kepemimpinan. Melalui isu-isu strategis seperti UMKM, ekonomi kreatif, dan perizinan halal, mahasiswa belajar menjadi agen perubahan yang peka dan solutif,” tegas Fahmi. Pembekalan ini menjadi bagian dari komitmen IAI Muhammad Azim Jambi dalam memperkuat sinergi antara kampus dan masyarakat melalui pengabdian yang berdampak. Mahasiswa tidak hanya diajak untuk hadir, tetapi untuk memberi makna dan perubahan. ***
PEMBEKALAN KUKERTA, PLP, DAN MAGANG: IAI MUHAMMAD AZIM JAMBI TEKANKAN SINERGI KAMPUS DAN MASYARAKAT
Jambi – Institut Agama Islam (IAI) Muhammad Azim Jambi kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan peduli terhadap masyarakat. Hal ini tercermin dalam kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA), Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), dan Magang yang diselenggarakan pada hari Sabtu 12 Juli 2025, di Aula Kampus IAI Muhammad Azim Jambi. Dengan mengusung tema “KUKERTA Berdampak: Sinergi Kampus dan Masyarakat dalam Mendorong Kreatif Berkelanjutan,” acara ini menjadi titik tolak penting bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah ke dalam realitas sosial yang dinamis. Ketua LPPM, Mukhlas Nugraha, dalam laporannya menekankan bahwa mahasiswa bukan hanya dituntut untuk menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga ditantang untuk menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat. “KUKERTA, PLP, dan Magang bukan sekadar program rutin, ini adalah momen di mana mahasiswa mengasah kepekaan sosial, menjalin kolaborasi, dan menghadirkan solusi nyata untuk tantangan yang ada. Mereka harus mampu menerjemahkan keilmuan menjadi aksi konkret yang berdampak,” ungkap Mukhlas penuh semangat. Sebanyak 11 posko KUKERTA disebar di dua wilayah, yaitu 5 posko di Bayung Lencir dan 6 posko di Kota Jambi. Penempatan ini dirancang tidak hanya berdasarkan kebutuhan wilayah, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari misi tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Wakil Rektor I, Fahmi Rohim, M.Ed, dalam sambutannya memberikan pesan mendalam yang menyentuh sisi etis dan filosofis dari pengabdian mahasiswa. Ia juga membagikan kisah inspiratifnya sendiri, bagaimana ia menyelesaikan kuliah dalam waktu 7 semester sebuah capaian yang menunjukkan bahwa kedisiplinan, etika, dan semangat belajar bisa membawa hasil luar biasa. “Saya ingin menekankan bahwa menjaga etika dalam komunikasi dan interaksi sosial adalah kunci sukses di mana pun kita berada. Mahasiswa adalah duta kampus. Di tengah masyarakat, kalian membawa nama baik institusi, sekaligus membawa harapan akan perubahan,” tutur Fahmi dengan nada yang memotivasi. Lebih lanjut, Fahmi menekankan pentingnya memahami lingkungan sebagai kunci keberhasilan KUKERTA. Dengan memahami konteks sosial-budaya masyarakat tempat mereka mengabdi, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan keilmuan mereka secara tepat guna dan tepat sasaran. Sebagai penutup, Fahmi menyampaikan harapan besar kepada seluruh peserta KUKERTA agar sukses dalam melakasanakan semua program kerja yang telah di susun baik dari institusi atau program posko. “Selamat menjalankan KUKERTA. Semoga kalian benar-benar membawa perubahan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat. Jangan hanya hadir, tetapi tinggalkan jejak yang bermakna.” Acara ditutup dengan doa bersama, menghadirkan suasana haru dan harapan. Para mahasiswa, yang akan segera terjun ke lapangan, tidak hanya dibekali secara teknis dan akademik, tetapi juga secara mental dan spiritual. IAI Muhammad Azim Jambi membuktikan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang kelas dan teori, tetapi tentang membangun masa depan bersama antara kampus dan masyarakat, antara ilmu dan amal, antara harapan dan kenyataan. *** https://www.youtube.com/watch?v=XHOmBV4js_E
Mahasiswi Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi Raih Juara 1 POMDA 2025: Inspirasi Semangat dan Prestasi dari Rika
Mendalo, 9 Juli 2025 – Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) Jambi 2025 menjadi panggung prestasi yang membanggakan bagi Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi. Rika, mahasiswi Program Studi Hukum Tatanegara, berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara Pertama dalam ajang bergengsi ini. Digelar sejak 8 Juli hingga 11 Juli 2025 di Balairung Pinang Masak, Universitas Jambi (UNJA) Mendalo, POMDA tahun ini diikuti oleh 283 atlet dari 23 perguruan tinggi se-Provinsi Jambi. Dengan tema “Menyulam Talenta Olahraga Mahasiswa Untuk Negeri”, ajang ini bukan hanya tentang adu fisik, tetapi juga semangat, dedikasi, dan karakter unggul para mahasiswa. Rika tampil luar biasa dalam cabang olahraga yang diikutinya. Keberhasilannya menembus podium tertinggi menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu bersinar di ranah non-akademik. Sosok Rika menjadi simbol semangat juang dan inspirasi bagi generasi muda, khususnya di lingkungan kampus IAIMA Jambi. Ketua Program Studi Hukum Tatanegara, Karlina Rahayu, M.H., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas capaian gemilang tersebut. “Prestasi Rika adalah bukti nyata bahwa mahasiswa kita memiliki potensi besar yang bisa dibanggakan di level provinsi, bahkan nasional. Semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkembang dan membawa nama baik kampus,” ujarnya penuh haru. Karlina juga berpesan agar Rika tetap rendah hati, tidak cepat berpuas diri, dan terus melangkah dengan semangat tinggi untuk meraih prestasi yang lebih besar di masa depan. “Kami berharap Rika bisa menjadi juara, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mengukir sejarah di kancah nasional bahkan internasional,” tambahnya. Menanggapi prestasi yang diraihnya, Rika tak menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut, yang menurutnya merupakan hasil dari kerja keras dan doa yang tak pernah putus. Dengan mata yang berbinar, Rika menyampaikan bahwa dukungan dari keluarga dan teman-teman menjadi kekuatan besar yang mendorongnya untuk terus berusaha. Baginya, prestasi ini bukan hanya miliknya, tetapi juga milik semua orang yang selalu percaya dan mendukungnya “Alhamdulillah, ini adalah hasil dari latihan keras dan dukungan dari banyak pihak. Tapi perjuangan belum selesai,” ujarnya dengan senyum optimis. Dengan mata yang berbinar, Rika menyampaikan bahwa dukungan dari Dosen, keluarga dan teman-teman menjadi kekuatan besar yang mendorongnya untuk terus berusaha. Baginya, prestasi ini bukan hanya miliknya, tetapi juga milik semua orang yang selalu percaya dan mendukungnya. Ia pun bersiap menghadapi tantangan berikutnya di ajang nasional, dengan semangat baru dan harapan untuk kembali membawa pulang kebanggaan. “Lanjut lagi tanding POMNAS di Semarang bulan November nanti. Mudah-mudahan menang. Mohon doanya agar bisa membawa nama Jambi dan kampus tercinta ke tingkat yang lebih tinggi,” tambah Rika penuh semangat. Keberhasilan Rika merupakan cerminan dari kekuatan mimpi, kerja keras, dan dedikasi yang tak kenal lelah. Semoga kisah ini menjadi suluh yang menerangi jalan mahasiswa lainnya bahwa prestasi bisa diraih siapa saja, asalkan memiliki semangat juang dan tekad untuk terus melangkah maju. POMDA 2025 bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk menunjukkan bahwa mereka bukan hanya harapan masa depan, tetapi pemimpin hari ini. ***
Prestasi yang Menggema: Wakil Rektor IAIMA Jambi Sambut Pahlawan Kampus dari Tanah Rencong
Jambi, 7 Juli 2025 – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti halaman kampus Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, saat para mahasiswa PGMI yang baru saja kembali dari Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IX IMPI di Banda Aceh disambut hangat oleh pimpinan kampus. Mereka bukan sekadar pulang dari sebuah kegiatan, mereka kembali sebagai pembawa harum nama almamater. Wakil Rektor I IAIMA Jambi, Fahmi Rohim, M.Ed., didampingi Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Kaspul Anwar, Ph.D, serta Ketua Program Studi PGMI, Annajmi, M.Pd., berdiri menyambut para mahasiswa dengan senyum bangga dan mata yang nyaris berkaca-kaca. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian luar biasa yang telah diraih oleh mahasiswa PGMI di tingkat wilayah Sumatera. “Hari ini, kalian bukan hanya mahasiswa biasa. Kalian adalah pahlawan kampus yang telah membuktikan bahwa dedikasi, keberanian, dan kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil,” ucap Fahmi penuh semangat. Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, ia secara simbolis menyerahkan bonus khusus kepada seluruh mahasiswa yang menjadi delegasi IAIMA Jambi pada Muswil IMPI ke-IX yang diselenggarakan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada 26–29 Juni 2025. “Kami berharap prestasi ini bukan menjadi puncak, tapi pijakan untuk melompat lebih tinggi. Pertahankan semangat, dan jika bisa, capailah lebih dari hari ini,” tambahnya dengan nada haru. Kehadiran Fahmi, Kaspul, dan Annajmi bukan hanya formalitas, tetapi gambaran nyata bahwa IAIMA Jambi tidak hanya mencetak lulusan, tapi menumbuhkan pemimpin masa depan. Mereka tidak sekadar memberi tugas belajar, tapi juga mendampingi perjuangan mahasiswa hingga ke medan kompetisi. Wakil Rektor I juga menekankan pentingnya terus berinovasi di tengah perubahan zaman yang begitu dinamis. Ia mengingatkan bahwa kecerdasan akademik saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan masa depan. “Jadilah mahasiswa yang tidak hanya cerdas, tapi juga kreatif. Yang tidak hanya tahu teori, tapi juga mampu menorehkan sejarah. Kampus ini akan besar bukan karena bangunannya, tapi karena jiwa-jiwa besar seperti kalian,” tegasnya penuh makna. Menurutnya, mahasiswa harus mampu keluar dari zona nyaman, berani mencoba hal-hal baru, dan menjadikan setiap kegagalan sebagai batu loncatan menuju keberhasilan. Inovasi bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang belum ada, tetapi juga tentang menemukan cara baru yang lebih baik untuk menjawab masalah yang ada. “Kalian adalah generasi yang punya potensi tak terbatas. Maka jangan habiskan waktumu hanya untuk mengejar nilai, kejarlah makna. Karena di tangan kalianlah masa depan ditentukan,” pungkasnya, memberikan suntikan semangat yang membakar tekad para mahasiswa yang hadir. Tak mau kalah dalam menyuarakan kebanggaan, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIMA Jambi, Kaspul Anwar, Ph.D., turut memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa yang telah mengharumkan nama kampus lewat torehan prestasi membanggakan dalam ajang Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Mahasiswa Pendidikan Indonesia (IMPI) Wilayah Sumatera ke-IX. “Saya sangat bangga dengan mahasiswa yang berada di bawah binaan Kaprodi PGMI, yang telah berhasil membimbing dan membina mahasiswanya dengan penuh dedikasi hingga mampu menorehkan prestasi gemilang. Ini bukti nyata dari kerja keras dan kolaborasi yang positif,” ujarnya penuh semangat dengan senyum sumringah. Beliau juga menyampaikan harapannya agar capaian luar biasa ini menjadi inspirasi bagi program studi lain di lingkungan FITK untuk terus berbenah, berinovasi, dan memotivasi mahasiswa agar turut serta bersinar di berbagai ajang kompetisi ilmiah maupun non-ilmiah. “Kita ingin budaya prestasi ini menjadi semangat bersama, menjadi ruh yang hidup di setiap Prodi di FITK,” tambahnya dengan penuh optimisme. Di tengah gemuruh tepuk tangan dan semangat yang membara, satu hal menjadi jelas yaitu IAIMA Jambi tengah menapaki jalannya menjadi kampus unggul, berkat cahaya prestasi yang dibawa oleh anak-anak muda yang tidak takut bermimpi besar.***
Kaprodi PGMI Ucapkan Selamat, Mahasiswa IAIMA Jambi Terpilih sebagai Bendum IMPI Sumatera
Jambi, 07 Juli 2025 – Kabar membanggakan kembali datang dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi. Mahasiswinya, Elvira Anggraini, resmi terpilih sebagai Bendahara Umum IMPI Wilayah I Sumatera dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IX yang digelar di UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk periode 2025–2026. Ketua Program Studi PGMI IAIMA, Annajmi, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas amanah yang diemban oleh Elvira. “Selamat kepada Elvira Anggraini atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi bendahara umum IMPI Wilayah Sumatera. Ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi seluruh keluarga besar IAIMA Jambi, khususnya Prodi PGMI,” ujarnya. Kabar gembira ini menjadi semakin istimewa karena saat ini terdapat dua mahasiswa IAIMA Jambi yang dipercaya menjabat sebagai bendahara di tubuh organisasi IMPI, yaitu Anjly Novitri sebagai Bendahara Umum IMPI Nasional dan kini diikuti oleh Elvira Anggraini di tingkat wilayah. Anajmi menekankan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras, integritas, dan dedikasi yang tinggi dari para mahasiswa PGMI. “Kami berharap seluruh mahasiswa dapat meneladani semangat juang dan tanggung jawab yang ditunjukkan oleh Elvira dan Anjly. Jangan pernah ragu untuk melangkah dan mengambil peran di tingkat organisasi regional maupun nasional,” pesannya. Lebih lanjut, ia juga mendorong agar para mahasiswa yang saat ini sedang menjabat di IMPI terus berinovasi dan memperluas jejaring serta kontribusi mereka. “Saya sangat berharap, ke depan akan ada mahasiswa PGMI IAIMA Jambi yang tidak hanya menjadi bendahara, tetapi juga menempati posisi strategis lainnya seperti Ketua Umum IMPI Wilayah maupun Nasional. Kita harus terus bermimpi besar dan bekerja nyata,” tambahnya dengan optimisme. Keterlibatan aktif mahasiswa IAIMA Jambi di tingkat organisasi nasional dan regional menjadi bukti bahwa potensi besar bisa lahir dari kampus mana saja, asalkan disertai tekad, kerja keras, dan dukungan lingkungan akademik yang membangun. ***
Wakil Rektor IAI Muhammad Azim Jambi Hadiri MUKERNAS PD PGMI ke 11 di Banjarmasin: Dorong PGMI Capai Akreditasi Unggul
BANJARMASIN- Institut Agama Islam (IAI) Muhammad Azim Jambi melalui Wakil Rektor I, Fahmi Rohim, M.Ed, turut ambil bagian dalam Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) Program Studi (PD) PGMI ke-11 yang diselenggarakan di Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (UNISKA MAB), Kalimantan Selatan. Keterlibatan ini merupakan wujud komitmen IAIMA Jambi dalam memperkuat kualitas Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menuju akreditasi unggul secara nasional. MUKERNAS ke-11 ini mempertemukan pimpinan dan pengelola Prodi PGMI dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dan Swasta (PTKIN dan PTKIS) di seluruh Indonesia. Forum ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi tahunan, tetapi juga sarana strategis dalam merumuskan arah pengembangan PGMI di tengah tantangan global pendidikan dasar Islam. Rangkaian kegiatan diawali dengan Seminar Internasional yang menghadirkan enam narasumber dari berbagai negara, dilanjutkan dengan penganugerahan Award PD-PGMI Indonesia 2025 kepada 27 pengelola Prodi PGMI berprestasi. Kegiatan ini juga diisi oleh Workshop penyusunan LED dan DKPS Instrumen LAMDIK 2.0 bersama Prof. Dr. H. Fauzan, M.A., serta Workshop Kurikulum OBE (Outcome Based Education) yang menghadirkan para pakar seperti Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I, Dr. Ahwy Oktradiksa, M.Pd.I., dan kandidat doktor Fitri Yuliawati, M.Si. Fahmi Rohim, M.Ed, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk membangun sinergi Nasional antar prodi PGMI sebagai upaya kolektif meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan dasar Islam di Indonesia. “MUKERNAS ke-11 ini bukan sekadar ajang koordinasi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat komitmen dalam peningkatan mutu pendidikan Islam. Kami di IAI Muhammad Azim Jambi sangat optimis bahwa kolaborasi nasional seperti ini dapat mendorong Prodi PGMI menuju akreditasi unggul. Justru inilah saatnya kita menyusun langkah yang terukur dan menjadikan PGMI sebagai garda terdepan pendidikan dasar Islam,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa berbagai materi yang disampaikan dalam MUKERNAS memberikan inspirasi dan wawasan baru bagi pengembangan prodi di tingkat institusi masing-masing. “Seminar internasional membuka cakrawala baru tentang pentingnya globalisasi pendidikan Islam tanpa melepaskan akar nilai lokal. Materi yang disampaikan sangat relevan, tidak hanya menguatkan aspek konseptual, tetapi juga memberikan bekal praktis dalam pengelolaan Prodi PGMI secara profesional. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus bergerak maju,” tambahnya. MUKERNAS ke-11 menandai babak baru dalam penguatan mutu Prodi PGMI di Indonesia. Dengan semangat kolaboratif dan kesatuan visi, forum ini diyakini akan menjadi tonggak penting dalam mendorong pendidikan Islam dasar yang lebih adaptif, unggul, dan kontekstual di era global. (***)
Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Semester 6A Sukses Gelar Webinar “Kupas Tuntas Rahasia Menulis Karya Ilmiah”
Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Semester 6A Angkatan 2022, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi, mencatatkan prestasi gemilang dengan sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Kupas Tuntas Rahasia Menulis Karya Ilmiah.” Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Event Management yang dibimbing oleh dosen inspiratif, Isnaini Safira, M.Pd. Lebih dari sekadar tugas kuliah, webinar ini menjelma menjadi ruang belajar kolektif yang membangkitkan semangat literasi akademik. Diikuti oleh 104 peserta dari berbagai kalangan mahasiswa, dosen, hingga praktisi pendidikan webinar ini menghadirkan atmosfer yang hangat dan penuh antusiasme untuk menggali lebih dalam dunia penulisan ilmiah. Dengan tema yang relevan dan eksekusi yang matang, para mahasiswa MPI 6A membuktikan kapasitas mereka sebagai generasi muda yang siap berkontribusi dalam dunia keilmuan. Persiapan dilakukan dengan semangat kolaboratif yang tinggi, mulai dari perencanaan, penyusunan konsep acara, koordinasi teknis, hingga publikasi. Semua itu berpadu dalam sebuah gelaran virtual yang tidak hanya profesional, tetapi juga inspiratif. Webinar ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang penulisan akademik, yakni Kapul Anwar, M.Pd,. PhD yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Muahammad Azim Jambi yang membagikan wawasan praktis seputar teknik menyusun karya ilmiah yaitu mulai dari pemilihan topik yang tepat, struktur penulisan, pemanfaatan teknologi (termasuk kecerdasan buatan), hingga strategi publikasi ilmiah. Diskusi berjalan hidup, dipandu oleh moderator yang komunikatif dan interaktif, membuat peserta larut dalam sesi tanya jawab yang penuh nilai dan manfaat. Keberhasilan ini tentu tidak lahir dari kerja satu-dua orang saja. Daya juang tim panitia, dukungan dosen pengampu, semangat dari Kaprodi MPI, serta kontribusi seluruh pihak yang terlibat menjadi pondasi kokoh terselenggaranya acara ini dengan sukses. Tak kalah penting, semangat belajar dan semangat berbagi dari para peserta menjadi nyala api yang menghidupkan keseluruhan kegiatan. “Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami belajar bukan hanya tentang teori, tetapi juga praktik langsung mengelola sebuah event, menghadapi tantangan nyata, dan tetap solid dalam kerja tim,” ujar salah satu panitia dengan penuh semangat. Sebagai penutup kegiatan, sesi foto bersama menjadi simbol kebersamaan dan kenangan manis yang tak terlupakan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum yang membangkitkan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, menulis, dan menginspirasi dalam ruang-ruang akademik. Suksesnya kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam tidak hanya belajar untuk memahami teori, tetapi juga mampu menjadi motor perubahan di bidang pendidikan bahkan sejak mereka masih berada di bangku kuliah. Ini bukan sekadar webinar, ini adalah langkah kecil menuju kontribusi besar dalam dunia pendidikan dan keilmuan. ***
PELEPASAN KONTINGEN PGMI IAIMA KE MUSWIL IMPI KE-IX DI UIN AR-RANIRY BANDA ACEH
Jambi – Suasana penuh semangat dan haru mewarnai pelepasan kontingen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi (IAIMA) Jambi yang akan mengikuti Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia (IMPI) ke-IX tingkat Sumatera. Acara prestisius ini akan diselenggarakan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada tanggal 26 hingga 29 Juni 2025. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIMA Jambi, Kaspul Anwar, M.Pd.,P.hD. menyampaikan pesan yang penuh makna dan semangat kepada para delegasi PGMI yang akan berangkat ke Banda Aceh. Ia menekankan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam Muswil IMPI ke-IX bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momentum penting untuk menunjukkan kualitas diri dan membawa harum nama institusi. “Selamat bermuswil! Gunakan kesempatan ini dengan sebaik mungkin untuk menambah jejaring, wawasan, dan pengalaman. Jaga nama baik kampus kita tercinta selama berada di Banda Aceh. Tunjukkan bahwa mahasiswa PGMI IAIMA mampu bersaing, meraih prestasi, dan mencatatkan sejarah dalam Muswil ini,” ujar beliau penuh antusias. Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai duta kampus yang membawa semangat dan identitas IAIMA ke kancah yang lebih luas. Menurutnya, momentum Muswil IMPI ke-IX ini harus dimanfaatkan sebagai ajang untuk mengenalkan kualitas dan eksistensi IAIMA Jambi di tingkat regional bahkan nasional. “Sudah saatnya IAIMA dikenal luas, tidak hanya di Jambi, tetapi juga di tingkat Sumatera bahkan nasional. Kontingen PGMI harus jadi duta yang membanggakan,” tambahnya. Sementara itu, Kaprodi PGMI IAIMA Jambi, Annajmi, M.Pd., turut memberikan dorongan semangat yang tak kalah penting dan inspiratif bagi para mahasiswa yang akan berangkat. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa keikutsertaan dalam Muswil IMPI bukan sekadar mewakili kampus dalam sebuah acara organisasi, tetapi merupakan bagian dari proses pembelajaran yang nyata dan menyeluruh. “Muswil ini bukan hanya ajang formalitas, tapi medan pembelajaran. Gali ilmu, serap wawasan sebanyak-banyaknya, dan aktualisasikan nanti dalam organisasi kampus kita di IAIMA. Ambil, tiru, dan modifikasi semua hal positif yang bisa memperkuat kualitas organisasi dan kepemimpinan kalian,” ucap beliau. Tak lupa, di akhir pesannya, Kaprodi PGMI IAIMA Jambi, Annajmi, M.Pd., juga menyampaikan salam hangat dan penuh persaudaraan kepada seluruh peserta Muswil IMPI ke-IX se-Sumatera yang akan berkumpul di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Dengan nada yang hangat dan penuh empati, beliau menyampaikan bahwa Muswil bukan hanya tentang agenda organisasi, tetapi juga tentang membangun jejaring, mempererat silaturahmi, dan memperkuat solidaritas antar mahasiswa PGMI dari berbagai daerah. “Titipkan salam saya kepada seluruh peserta Muswil yang hadir di UIN Ar-Raniry. Semoga acara berjalan dengan lancar, penuh makna, dan menjadi tonggak sejarah baru bagi kemajuan mahasiswa PGMI se-Sumatera,” pungkasnya. Pelepasan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan menjadi simbol dari harapan besar yang dipikul oleh para delegasi muda PGMI IAIMA Jambi. Dalam setiap langkah mereka menuju Muswil IMPI ke-IX, tersimpan keyakinan bahwa mereka mampu membawa pulang bukan hanya pengalaman, tetapi juga inspirasi baru, prestasi gemilang, dan kebanggaan yang membesarkan nama kampus. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan, pembawa semangat kolaborasi, serta duta intelektual dan organisasi yang mencerminkan nilai-nilai unggul IAIMA. Selamat bertugas, para delegasi muda! Bangun jejaring seluas mungkin, ciptakan sejarah yang membanggakan, dan harumkan nama IAIMA Jambi di panggung regional dan nasional. ***
OJK Jambi Berkelana di IAIMA: Membangun Generasi Cerdas Finansial Melalui Literasi Keuangan
Jambi – Dalam semangat memperingati Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi melangkah lebih dekat ke dunia pendidikan tinggi melalui program “OJK Jambi Berkelana”, sebuah inisiatif edukatif yang menyasar kalangan mahasiswa. Kegiatan yang sarat nilai ini digelar di Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, dan sukses menggaet antusiasme dosen serta seluruh mahasiswa dari Program Studi Hukum Tata Negara dan Ekonomi Syariah. Di ruang rapat Kampus IAIMA Jambi 24/06/2025. Kegiatan inspiratif ini merupakan hasil inisiasi dan kolaborasi visioner dari Kapordi Hukum Tata Negara, Karlina Rahayu, M.H., dan Kapordi Ekonomi Syariah, Salmia, M.E yang melihat pentingnya membekali mahasiswa dengan kecakapan literasi keuangan sebagai bagian dari pendidikan holistik. Wakil Rektor III IAIMA Jambi, Dr. H. Maryadi Syarif, M.Pd., membuka acara secara resmi dan menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kehadiran OJK Jambi di tengah civitas akademika. “Literasi keuangan bukan lagi kebutuhan sekunder. Di tengah dunia yang semakin kompleks, generasi muda harus mampu mengelola keuangan secara bijak dan mandiri. Kehadiran OJK hari ini adalah langkah strategis untuk memperkuat mental finansial mahasiswa kita,” tegasnya dalam sambutan. Menghadirkan narasumber berkompeten, acara dipandu oleh Ibu Mayarizka Chandra, Analis Bidang Literasi dan Edukasi Kantor OJK Provinsi Jambi. Dalam pemaparannya, ia mengupas tuntas konsep dasar pengelolaan keuangan pribadi, pentingnya menabung sejak dini, mengenali produk dan layanan keuangan secara bijak, serta perlindungan konsumen dari risiko yang mungkin timbul di sektor jasa keuangan. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang sesi berlangsung. Mahasiswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan membagikan pengalaman mereka terkait keuangan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, OJK Jambi dan IAIMA Jambi berharap agar mahasiswa dapat menjadi agen literasi keuangan, yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dan tangguh dalam pengelolaan finansial pribadi, terutama di era digital yang penuh tantangan dan godaan konsumtif. Sebagaimana disampaikan oleh Kaprodi Hukum Tata Negara, Karlina Rahayu, M.H., “Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya unggul dalam teori dan hukum, tetapi juga memiliki daya tahan finansial yang kuat. Inilah mengapa kami menyambut baik sinergi dengan OJK ini.” Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa literasi keuangan adalah bagian tak terpisahkan dari pendidikan karakter dan kesiapan hidup generasi muda masa kini. OJK Jambi Berkelana bukan hanya datang membawa informasi, tapi juga menyalakan kesadaran: bahwa masa depan yang cemerlang dimulai dari keputusan finansial yang bijak hari ini. ***

