IAIMA Jambi dan PTUN Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Strategis: Sinergi Akademik dan Dunia Peradilan

Jambi,  – Sebuah langkah bersejarah terukir di Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi. Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jambi, IAIMA menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi peradilan. 26/06/2025. Penandatanganan MoU ini turut dihadiri oleh seluruh dekan fakultas dan para kepala lembaga di bawah naungan IAIMA Jambi,  serta ketua progrsm studi Hukum Tatanegara  Karlina Rahayu, M.H. dan Semuah dosen hombes di Prodi Hukum Tatanegara untuk menunjukkan dukungan penuh terhadap kemitraan strategis ini. Kehadiran para pimpinan dan semua dosen menjadi bukti kuat bahwa IAIMA Jambi serius dalam menjalin kerja sama lintas institusi guna memperluas jangkauan manfaat bagi seluruh sivitas akademika. Bertempat di  Ruang Rapat kampus IAIMA Jambi, acara penandatanganan berlangsung dengan penuh kekhidmatan namun sarat semangat kolaboratif. Kegiatan ini diawali oleh sambutan dari Wakil Rektor I IAIMA Jambi, Bapak Fahmi Rohim, M.Ed., yang mengungkapkan optimismenya terhadap kerja sama ini. “Kami berharap kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi jembatan nyata untuk pengembangan pendidikan hukum tata usaha negara, serta memberikan ruang aktualisasi bagi mahasiswa kami di dunia profesional,” ujarnya dengan penuh semangat. Tak kalah inspiratif, Kepala PTUN Jambi, Bapak Andri Swasono, M.H., M.Kn., turut menyampaikan sambutannya. Dalam orasinya, ia menekankan pentingnya membangun relasi aktif antara lembaga pendidikan tinggi dengan institusi peradilan, demi mencetak generasi hukum yang mumpuni dan berintegritas. “Melalui MoU ini, kami membuka peluang bagi mahasiswa untuk terjun langsung dalam praktik hukum lewat program magang, kuliah umum, hingga riset bersama. Kami ingin menjadi mitra aktif dalam mendidik calon-calon penegak hukum masa depan,” ungkapnya. Penandatanganan MoU ini tidak hanya menjadi simbol kemitraan dua institusi, tetapi juga penanda dimulainya berbagai program strategis yang akan mendekatkan teori dan praktik, serta memperkaya khasanah pendidikan hukum di Jambi. Secara khusus, dengan adanya MoU ini, mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara IAIMA Jambi diharapkan dapat lebih mendalami ilmu yang mereka pelajari, melalui kesempatan magang langsung di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga dalam memperluas wawasan, memahami proses hukum secara riil, serta membangun kesiapan untuk memasuki dunia kerja di bidang hukum tata usaha negara. Langkah ini sejalan dengan visi IAIMA Jambi untuk menjadi kampus yang adaptif dan relevan dengan dinamika zaman. Kolaborasi ini diharapkan akan menghasilkan inovasi dan kontribusi konkret bagi masyarakat luas, khususnya dalam mewujudkan peradilan yang transparan dan edukatif. Diakhir kegitan MoU dilakukan Foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan***

Menuju Percepatan Sertifikasi Dosen, LPPM IAI Muhammad Azim Jambi Gelar Workshop Publikasi Ilmiah

Jambi, 19 Juni 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi terus berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas akademik dosen. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan workshop bertajuk “Kiat Publikasi Artikel Ilmiah di Jurnal Bereputasi: Menuju Percepatan Serdos”, yang digelar ruang rapat dosen pada Kamis (19/6). Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Dr. Tsania Nur Diyana, M.Pd, dosen Universitas Negeri Yogyakarta sekaligus peneliti aktif yang telah banyak menembus jurnal nasional dan internasional bereputasi. Dalam paparannya, Dr. Tsania menekankan pentingnya membangun pola pikir peneliti sejak dini di kalangan dosen. “Menulis artikel ilmiah bukan sekadar memenuhi syarat administratif, tapi bagian dari tanggung jawab akademik dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Kunci utamanya adalah konsistensi, keberanian untuk memulai, dan pemahaman mendalam terhadap etika publikasi,” jelas Dr. Tsania di hadapan para peserta. Ia juga membagikan strategi jitu dalam memilih jurnal yang sesuai dengan topik kajian, serta trik untuk meningkatkan peluang naskah agar lolos dari proses desk review editor jurnal. “Pahami scope jurnal dan biasakan membaca artikel-artikel yang sudah dipublikasikan di sana. Itu akan memperbesar peluang diterimanya naskah kita,” tambahnya. Ketua LPPM IAIMA Jambi, Mukhlas Nugraha, M.Phil, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari roadmap institusi dalam mempercepat proses Sertifikasi Dosen (Serdos) bagi para tenaga pendidik. “Salah satu tantangan besar dalam Serdos adalah publikasi ilmiah di jurnal bereputasi. Melalui workshop ini, kami ingin memfasilitasi para dosen agar lebih siap dan terarah dalam menyusun serta menerbitkan artikel ilmiah,” tegas Mukhlas. Workshop berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh para dosen dari berbagai program studi. Sesi diskusi berjalan hangat, dengan banyak pertanyaan terkait proses review, open access, dan penggunaan tools manajemen referensi yang efektif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun budaya akademik yang produktif, khususnya dalam hal publikasi ilmiah. Ke depan, LPPM IAIMA Jambi berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program penguatan kapasitas dosen yang berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya mencetak akademisi unggul dan profesional.***

IAIMA Jambi dan LAM Kota Jambi Jalin Kerja Sama, Angkat Tema Identitas Melayu dalam Seminar Umum

Jambi, 10 Mei 2025 — Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilangsungkan bersamaan dengan seminar umum bertema “Identitas Melayu: Antara Tradisi dan Modernitas”. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan IAIMA Jambi, di antaranya Wakil Rektor I Fahmi Rohim, M.Ed., Wakil Rektor III Dr. Maryadi Syarif, M.Pd., para kepala lembaga, dekan, serta seluruh ketua program studi. Dari pihak LAM Kota Jambi, hadir langsung Sekretaris LAM Drs. Afrizal, M.Pd., DPT, bersama rombongan. Seminar ini juga diikuti oleh ratusan mahasiswa IAIMA Jambi yang antusias menyimak diskusi kebudayaan tersebut. Inisiatif kerja sama ini digagas oleh Ketua Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Hukum, Karlina Rahayu, M.H., bersama Dewan Mahasiswa IAIMA Jambi. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga adat dalam pelestarian serta pengembangan nilai-nilai budaya Melayu di tengah arus modernitas. Dalam sambutannya, Dr. Maryadi Syarif, M.Pd. menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan LAM Kota Jambi. “Kami sangat berterima kasih atas terjalinnya kerja sama ini. Semoga ke depan IAIMA Jambi dan LAM Kota Jambi dapat terus bersinergi dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Jambi, khususnya dalam bidang pelestarian adat dan budaya,” ujarnya. Sekretaris LAM Kota Jambi, Drs. Afrizal, M.Pd., DPT, juga menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari program strategis LAM untuk menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi. “Hari ini kita mulai dengan IAIMA Jambi, dan kami sangat mengapresiasi semangat kampus dalam ikut serta membangun kesadaran budaya Melayu. Ada banyak hal penting yang telah tertuang dalam kesepakatan ini,” ungkapnya. Dengan adanya MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program akademik dan sosial-budaya, termasuk riset bersama, pelatihan adat, hingga pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal. ***

Rektor dan Sivitas Akademika IAI Muhammad Azim Jambi Ucapkan Selamat kepada Ketua Prodi PIAUD atas Raihan Gelar Doktor

Jambi, 9 Mei 2025 – Rektor beserta seluruh sivitas akademika Institut Agama Islam (IAI) Muhammad Azim Jambi menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas capaian akademik Mastikawati, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, yang berhasil meraih gelar Doktor setelah menjalani Sidang Promosi Terbuka di Pascasarjana Universitas Jambi pada Kamis, 8 Mei 2025. Ucapan apresiasi khusus disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik IAI Muhammad Azim Jambi, Fahmi Rohim, M.Ed., yang menilai keberhasilan Mastikawati sebagai bentuk dedikasi dan ketekunan luar biasa dalam pengembangan diri serta peningkatan kualitas akademik di lingkungan kampus. “Prestasi Bu Mastikawati bukan hanya membanggakan secara pribadi, tapi juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi dosen-dosen lainnya untuk terus menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi. Kami sangat mengapresiasi pencapaian ini,” ujar Fahmi Rohim. Mastikawati, dalam keterangannya usai sidang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses studinya. “Saya sangat berterima kasih kepada keluarga, kolega, pimpinan kampus IAI Muhammad Azim Jambi, para sahabat, dan seluruh pihak yang selama ini mendoakan dan mensupport saya. Gelar ini bukan akhir, tapi awal dari tanggung jawab baru untuk berkontribusi lebih besar bagi pendidikan anak usia dini di Indonesia,” ungkapnya. Dengan diraihnya gelar doktor ini, diharapkan Mastikawati dapat terus berperan aktif dalam pengembangan keilmuan, khususnya dalam bidang PIAUD dan inovasi pembelajaran berbasis integrasi STEM dan seni yang menjadi fokus disertasinya.***

Disertasi tentang Integrasi STEM dan Seni di TK, Mastikawati Siap Jalani Sidang Terbuka Doktoral di Universitas Jambi

Jambi, 6 Mei 2025 – Pascasarjana Universitas Jambi kembali menghadirkan salah satu momen akademik bergengsi melalui Sidang Promosi Terbuka Disertasi Program Studi Doktor Kependidikan. Kali ini, giliran Mastikawati (NIM: P3A122024), yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi, akan mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka yang dijadwalkan pada Kamis, 8 Mei 2025, pukul 10.00 WIB di Ruang Aula IV, Gedung Pascasarjana Universitas Jambi, Kampus Telanaipura. Mengangkat tema inovatif dalam dunia pendidikan anak usia dini, Mastikawati menyusun disertasi berjudul:“Implementasi Integrasi Dasar-Dasar Literasi Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa dan Seni di Taman Kanak-Kanak: Studi Kasus pada Guru Sekolah Penggerak Kota Jambi.” Penelitian ini menawarkan pendekatan baru dalam pembelajaran di TK melalui integrasi literasi STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Matematika) dan seni. Hasil studi ini diharapkan memberi kontribusi signifikan terhadap penguatan kompetensi dasar abad ke-21 pada anak usia dini serta menjadi rujukan dalam pengembangan kurikulum PAUD di Indonesia. Sidang promosi ini akan melibatkan sepuluh penguji dari berbagai latar belakang keilmuan. Komposisi dewan penguji meliputi: Ketua Penguji: Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si. Sekretaris: Prof. Urip Sulistiyo, S.Pd., M.Ed., Ph.D. Promotor: Prof. Dr. Dra. Nazurty, M.Pd. Ko-Promotor I: Prof. Dr. Drs. Hendra Sofyan, M.Si. Ko-Promotor II: Dr. Yantoro, M.Pd. Penguji Eksternal: Prof. Dr. Een Yayah Haenilah, M.Pd. (Universitas Lampung) Penguji Ahli: Prof. Dr. Drs. Firman, M.Si.; Prof. Dr. Drs. Syaiful, M.Pd.; Dr. K.a. Rahman, M.Pd.I.; dan Endarman Saputra, Ph.D. Ujian akan dilangsungkan secara luring, sementara penguji eksternal hadir melalui platform Zoom. Seluruh anggota dewan penguji diwajibkan mengenakan toga akademik sebagai simbol kehormatan terhadap prosesi ilmiah tertinggi ini. Pascasarjana Universitas Jambi mengundang seluruh sivitas akademika, pemerhati pendidikan, dan masyarakat umum untuk hadir dan menyaksikan momen penting ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam pengembangan ilmu pendidikan di Indonesia. ***

Kolaborasi Pemkot Jambi dan IAIMA: Cek Kesehatan Gratis Wujudkan Kampus Sehat dan Peduli

Kota Jambi – Dalam rangka menyukseskan Program Quickwin Presiden dan Program 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi, Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Kesehatan menggandeng Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi untuk menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh civitas akademika kampus. Bertempat di lingkungan kampus IAIMA Jambi, kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dan disambut antusias oleh dosen maupun mahasiswa. Pemeriksaan yang dilakukan mencakup tekanan darah, cek darah lengkap, EKG (elektrokardiogram), dan IVA test khusus bagi ibu-ibu yang sudah menikah. Sabtu 03 Mei 2025. Wakil Rektor I IAIMA Jambi, Fahmi Rohim, M.Ed, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi atas kepercayaannya menjadikan kampus IAIMA sebagai lokasi pelaksanaan program kesehatan ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Jambi yang telah memilih kampus kami. Ini sangat membantu, karena kalau dilakukan di luar tentu memerlukan biaya. Kami mengimbau seluruh dosen dan mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Jambi, dr. Hj. Rini Kartika Handayani, M.Kes., memberikan apresiasi atas partisipasi aktif para dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini. “Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden dan Wali Kota Jambi. Kami mengajak seluruh civitas akademika untuk menjaga pola hidup sehat, karena mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam membangun kesadaran hidup sehat. Dengan melakukan skrining penyakit bisa dicegah secara dini terhadap penyakit yang tidak menular. ***

Wakil Rektor III Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi Hadiri MoU Kanwil Kemenkumham Jambi dengan Perguruan Tinggi

Jambi, 21 April 2025 – Wakil Rektor III Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, Dr. Maryadi Syarif, M.Pd., turut menghadiri acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jambi dengan sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi dan sekaligus menjadi momentum penting dalam upaya perlindungan serta penguatan kekayaan intelektual (KI) di kalangan akademisi dan masyarakat. Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, itu menandai sinergi antara pemerintah, dunia akademik, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem inovasi yang sehat dan berdaya saing tinggi. “Pelaku cipta yang menghasilkan karya seni, sastra, maupun ilmu pengetahuan harus dilindungi hak ciptanya. Ini bukan hanya soal perlindungan, tetapi juga cara menciptakan daya saing yang sehat di pasar global,” tegas Wakil Gubernur dalam sambutannya. Wagub Sani menekankan bahwa kekayaan intelektual dari perguruan tinggi dan UMKM dapat menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik. Oleh karena itu, MoU ini bertujuan untuk mendukung peningkatan angka pendaftaran kekayaan intelektual, membangun budaya inovasi, serta memperkuat kerja sama riset dan pengabdian kepada masyarakat. “Pemerintah Provinsi Jambi juga sangat serius mendorong pertumbuhan UMKM, salah satunya melalui bantuan modal kerja serta dukungan perlindungan terhadap karya-karya UMKM agar tidak mudah ditiru atau diklaim pihak lain,” tambahnya. Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi, Idris, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjalin kolaborasi konkret antara perguruan tinggi dan Kemenkumham, terutama dalam perlindungan hukum atas karya cipta. “Kami ingin menciptakan budaya sadar hukum kekayaan intelektual di kampus-kampus. Setelah ini, akan ada bimbingan teknis, pelatihan, serta pembentukan sentra layanan KI di masing-masing perguruan tinggi,” jelas Idris. Wakil Rektor III IAIMA Jambi, Dr. Maryadi Syarif, menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan kesiapan IAIMA untuk aktif dalam mendorong sivitas akademik melindungi hasil karya ilmiahnya.“IAIMA siap berkontribusi dalam meningkatkan literasi kekayaan intelektual di lingkungan kampus serta mendukung dosen dan mahasiswa dalam proses pendaftaran hak cipta maupun paten,” ucapnya. Melalui kerja sama ini, diharapkan akan lahir lebih banyak karya intelektual yang tidak hanya memiliki nilai akademis, tetapi juga berdampak ekonomi bagi masyarakat Jambi. MoU ini menjadi langkah awal membangun Jambi sebagai pusat inovasi dan kreativitas yang dilindungi secara hukum. ***

Dr. Mastikawati Dilantik sebagai Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Jambi: Awal Gerakan Menuju PAUD Unggul dan Berkarakter

Jambi, 29 April 2025 — Dr. Mastikawati, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, resmi dilantik sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Jambi. Pelantikan ini menjadi tonggak awal komitmen serius membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas di Kota Jambi. Dalam sambutannya, Dr. Mastikawati menyampaikan semangatnya dalam memimpin Pokja Bunda PAUD. “Siap menjalankan amanah sebagai Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Jambi. Pelantikan ini adalah awal gerakan — membangkitkan geliat PAUD yang berkualitas, berkarakter, dan membanggakan. Bersama, kita gerakkan langkah, bangun generasi emas Jambi!” ungkapnya penuh semangat. Dengan mengusung slogan “PAUD Unggul, Jambi Tumbuh Bahagia!”, Pokja Bunda PAUD Kota Jambi siap menggandeng seluruh elemen masyarakat dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD di seluruh penjuru kota. Bunda PAUD Kota Jambi, dr. Hj. Nadya, Sp.OG, turut memberikan dukungan penuh.“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan usia dini. Kemitraan strategis dari tingkat provinsi hingga desa akan mendorong peningkatan angka partisipasi kasar (APK) anak dan memperkuat satuan PAUD. Salah satu terobosan kami adalah mengintegrasikan PAUD sejenis dengan Posyandu untuk menciptakan layanan tumbuh kembang yang menyeluruh dan berbasis karakter,” ujar Nadya. Senada dengan itu, Wali Kota Jambi sekaligus pendiri IAIMA, Dr. dr. H. Maulana, MKM, juga menyatakan komitmennya untuk mendukung gerakan PAUD.“Kami akan memperluas akses dan kualitas layanan PAUD, termasuk rencana penambahan satuan PAUD negeri serta memperkuat layanan PAUD yang terintegrasi dengan program Holistik Integratif (HI). Ini demi memastikan anak-anak Jambi tumbuh optimal dan siap memasuki jenjang pendidikan berikutnya,” tegasnya. Pelantikan ini menjadi momentum penting sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan anak usia dini yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan. ***

FITK IAI Muhammad Azim Jambi Dorong Transformasi Pendidikan: Pembelajaran di Era Digital dengan AI

Jambi – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi menggelar kuliah umum bertema Akal Imitasi: Bagaimana AI Mengubah Wajah Pembelajaran Masa Depan. Kegiatan ini berlangsung secara daring dalam rangka menyambut perkuliahan semester genap yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Dekan FITK, Kasful Anwar, M.Pd., Ph.D., menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan hasil kolaborasi berbagai program studi di fakultas, yakni Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Tadris Bahasa Inggris. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang perkembangan kecerdasan buatan (AI) serta dampaknya terhadap dunia pendidikan. Sebagai pemateri, Dr. Eric Kunto Aribowo, M.A., akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jogja, memaparkan berbagai jenis AI serta cara pemanfaatannya dalam pembelajaran. Ia menegaskan bahwa meskipun AI dapat meningkatkan efektivitas pendidikan, penerapannya harus tetap berorientasi pada prinsip-prinsip pedagogi yang berpusat pada manusia. Rektor IAI Muhammad Azim Jambi, Dr. dr. H. Nadiyah, Sp.OG, mengapresiasi penyelenggaraan kuliah umum ini. Menurutnya, pemanfaatan AI dalam pendidikan harus diiringi dengan kemampuan adaptasi yang baik, tanpa menghilangkan peran utama dosen dalam membentuk karakter mahasiswa. “Dosen bukan hanya pengajar, tetapi juga pendidik yang membangun nilai dan moral. AI tidak bisa sepenuhnya menggantikan peran tersebut,” ujarnya. Kuliah umum ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana AI dapat diintegrasikan secara bijak dalam proses pembelajaran. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi akademik mereka dan siap menghadapi tantangan di era digital. Melalui kegiatan ini, FITK IAI Muhammad Azim Jambi menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat.***

IAI Muhammad Azim Jambi Gelar Kuliah Umum Bertema AI dan Masa Depan Pendidikan

Jambi – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Akal Imitasi: Bagaimana AI Mengubah Wajah Pembelajaran Masa Depan”. Kegiatan yang digelar secara daring ini menjadi pembuka perkuliahan semester genap dan bertepatan dengan bulan suci Ramadan. 24/03/2025. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Kaspul Anwar, M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan hasil kolaborasi antara seluruh program studi di fakultas, yakni Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Tadris Bahasa Inggris. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan wawasan tentang perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan dampaknya terhadap dunia pendidikan. Kuliah umum ini menghadirkan narasumber Dr. Eric Kunto Aribowo, M.A., akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam paparannya, Dr. Eric memperkenalkan berbagai jenis teknologi AI dan potensi pemanfaatannya dalam ekosistem pendidikan. Ia menegaskan bahwa kecerdasan buatan mampu meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar, namun penggunaannya harus disertai kebijaksanaan agar tidak mengaburkan nilai-nilai esensial pendidikan. Rektor Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi, Dr. dr. H. Nadiyah, Sp.OG, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kuliah umum ini. Menurutnya, kehadiran AI dalam dunia pendidikan perlu disikapi dengan sikap adaptif tanpa menggeser peran fundamental dosen sebagai pendidik. “Dosen bukan sekadar pengajar, tetapi juga pembentuk karakter. Oleh karena itu, AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia dalam pendidikan,” ujarnya. Kegiatan ini membuka cakrawala berpikir mahasiswa dalam melihat teknologi sebagai alat bantu strategis dalam pembelajaran. Dengan pemanfaatan AI yang tepat, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kompetensi akademik sekaligus membentuk kecakapan abad 21 yang relevan di era digital. Melalui kuliah umum ini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAI Muhammad Azim Jambi menegaskan komitmennya untuk mencetak sarjana yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan etika dalam pendidikan. Dengan demikian, lulusan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menjadi agen perubahan di tengah tantangan dunia yang terus berkembang. ***