
Jambi – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Akal Imitasi: Bagaimana AI Mengubah Wajah Pembelajaran Masa Depan”. Kegiatan yang digelar secara daring ini menjadi pembuka perkuliahan semester genap dan bertepatan dengan bulan suci Ramadan. 24/03/2025.
Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Kaspul Anwar, M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan hasil kolaborasi antara seluruh program studi di fakultas, yakni Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Tadris Bahasa Inggris. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan wawasan tentang perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan dampaknya terhadap dunia pendidikan.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber Dr. Eric Kunto Aribowo, M.A., akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam paparannya, Dr. Eric memperkenalkan berbagai jenis teknologi AI dan potensi pemanfaatannya dalam ekosistem pendidikan. Ia menegaskan bahwa kecerdasan buatan mampu meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar, namun penggunaannya harus disertai kebijaksanaan agar tidak mengaburkan nilai-nilai esensial pendidikan.
Rektor Institut Agama Islam Muhammad Azim Jambi, Dr. dr. H. Nadiyah, Sp.OG, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kuliah umum ini. Menurutnya, kehadiran AI dalam dunia pendidikan perlu disikapi dengan sikap adaptif tanpa menggeser peran fundamental dosen sebagai pendidik. “Dosen bukan sekadar pengajar, tetapi juga pembentuk karakter. Oleh karena itu, AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia dalam pendidikan,” ujarnya.

Kegiatan ini membuka cakrawala berpikir mahasiswa dalam melihat teknologi sebagai alat bantu strategis dalam pembelajaran. Dengan pemanfaatan AI yang tepat, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kompetensi akademik sekaligus membentuk kecakapan abad 21 yang relevan di era digital.
Melalui kuliah umum ini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAI Muhammad Azim Jambi menegaskan komitmennya untuk mencetak sarjana yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan etika dalam pendidikan. Dengan demikian, lulusan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menjadi agen perubahan di tengah tantangan dunia yang terus berkembang. ***

